Hello, I'm Admin of weblogtemplates and this is our new blogger template, Vip.
It is extremely easy to configure and use. Designed to show your Web design or web development portfolios.
No complex stuff. Your logo, your articles & your social links. Easy stuff!

Antara Logika Persahabatan

Tidak ada komentar



Oke Kingkongers semua… Kali ini kita jumpa lagi namun dalam kisah yang berbeda, cerita yang berbeda, about story of my life, hari ini (ya hari ini senin tanggal 07-4-2014), kisah melawan hati dan logika (ntah yaa…) namun harus dan mesti diceritakan kepada kingkongers semua, dan saya yakin tidak banyak yang akan membaca kisah ini maklum ini adalah postingan ke-2 untuk Blog Kingkong Kecil ini. Namun saya tetap optimis dan senang jika ada satu atau dua orang saja yang akan membaca kisah ini.

Cuaca panas, keringat berkecucuran, lapar (maklum uang makan harus hemat), tidak ada angin sepoi-sepoi yang masuk ke kamarku hari ini, kegiatan hari ini cuma habis di kamar sendirian menikmati aplikasi Facebook Messenger di hp android ber jam-jam.

That Right… sobat Kingkonger semua, saya sedang ada kontroversi hati (Bahasa gaul ala Vicky Prasetyo) harap dimaklum saja, dalam kehidupan saya mempunyai batasan-batasan dalam pergaulan, etika yang mempunyai aturan sehingga kita tidak akan melukai perasaan orang sekitar. Iyaa… logika tidak mesti melukai hati. Disaat saya harus menjaga batasan-batasan dalam bergaul disaat itulah saya terkena impas dari tingkah laku seorang sahabat yang melebihi batasan tersebut. (Well… i hope u understand about that). Sahabat atau teman?? Sepertinya saya harus mengkaji lebih dalam melalui google maksud tersebut. Namun dalam hati kecil saya lebih senang menyebutnya sahabat walaupun iya sering melewati batas dalam bercanda.
Saya bukan bermaksud lebay dan saya yakin sobat kingkongers semua ingin mengetahui maksud dari cerita goblok dan tolol ini. Sabar sobat semua… bukan bermaksud bertele-tele namun saya ingin menambah durasi postingan ini agar lebih panjang. Yang harus diketahui oleh sobat kingkongers semua, kita dalam bersahabat ada tatanan sikap yang harus kita jaga terhadap orang lain, dan pastinya orang lain begitu juga terhadap kita. Misalnya… kita akan tersinggung bila ada sahabat bercanda dengan menyebut kita dengan nama kotor, memukuli secara kasar, menakut-nakuti, memukul-mukuli kepala atau bagian tubuh lainnya, dsb. Saya rasa sobat kingkongers ngerti semua.

Well.. langsung ke topic cerita hari ini, tiba di waktu sore kira-kira pukul 18.30 wib sesudah saya mandi saya menyapa kawan kos saya dan saya ingin mengajak berbincang dengannya, seperti yang saya ketahui dia orangnya lucu dan friendly namun tetap saja ada sisi kelemahannya. Tiba-tiba ketika saya hendak menyapanya dia malah (maaf) mencekik leher dan menekan kepala saya secara kuat di depan umum. Eppps… kejadian itu sepintas berlalu dan tentunya tidak ada angin dan tidak ada badai. Entah apa maksudnya? Dan sayapun tersinggung dengan sikap konyolnya di depan umum.

Kembali saya ceritakan pengalaman-pengalaman sebelumnya. Sebenarnya saya dengan dia sering bercanda-canda dalam kategori sewajarnya saja,  namun satu hal yang kurang suka dari dia adalah sikapnya seolah-olah tidak peduli dan sok hebat. Pernah suatu sore juga ketika dia pulang bermain bola, saya melihat rona wajah keletihan di wajahnya, dan saya pun menyapanya dengan santai. Namun apa yang terjadi? Dia malah diam dan tidak melihat ke arah saya, saya ulang dan menyapa lagi tetap saja hal yang tadi dengan sikap yang cuek dia lakukan.

What wronggggg????????? Apakah saya salah menegur dan menyapanya???? Apakah saya yang begok atau dia yang gilaa? (maaf sobat kingkongers.. udah tahap emosi tingkat tinggi ni). Terus apa gunanya juga selama ini dia dan saya sering ketawa-ketiwi main Playsation bersama, masak bersama, makan bersama, bahkan dia sering nginap di kamar saya. Namun ketika beberapa kali kesempatan saya menyapanya dia malah menyueki  saya di depan umum???? bagi saya itu sudah melewati batas dalam aturan bersahabat……

Solusi.. iya pastinya solusi yang harus saya peroleh. Saya berinisiatif masuk ke kamarnya tadi sore dan menanyakan apa yang terjadi? Dan memberitahukan kepadanya bahwa saya tidak suka dilakukan seperti yang tadi sore dia lakukan. Namun apa yang dia jawab sungguh sangat melukai hati…. Dan tentunya tidak bisa ungkapkan dengan kata-kata lagi, sedih pastinya
….
Well… sepertinya saya yang bodoh, dan tidak mengerti dengan arti bersahabat. Saya harus melawan logika demi kenyamanan hati. Itu terus saya lakukan hari demi hari demi menjaga hati dan melawan logika persahabatan dan kehidupan.  Sobat Kingkongers semua, terimakasih apabila kalian menyempatkan diri membaca kisah ini, saya yakin pembacanya belum banyak untuk postingan ini. Namun bagi saya satu orang saja yang membaca kisah ini bagaikan seorang raja yang harus saya hormati setiap hari.

Good night Kingkongers.. selamat malam dan selamat tidur

Tidak ada komentar :

Posting Komentar