Pagi yang bertemakan keindahan. Alarm pukul 06.15 wib
membangunkanku dari tidur pagi ini, hmmm… sejuk membahana badai (lebay)
menyelimuti kulitku rasanya seperti berada di kutup es yang dingin, tak pelak
tubuhku menggigil kedinginan. Tanpa pikir panjang ku lansung menuju ke atas
untuk mematikan kipas angin yang tertempel di dinding. Oia saya lupa menyapa..
pagi kingkongers semuaa…. Ku harap kalian baik-baik saja, semoga kita selalu
bersahabat.
Hari ini hp android Cross A7s ku
menjadi andalan untuk membaca berita dengan dukungan internet yang kencang dari
XL. Facebook dan twitter menjadi langganan utama untuk melihat pemberitahuan. Kali
ini banyak postingan di beranda yang menceritakan tokoh nasional dan parpol.
Tentu saja kita mengetahui bahwa pemilu legislatif besok (09-4-2014)
dilaksanakan. Tentunya sobat kingkongers sudah memiliki jagoan-jagon tersendiri
untuk memenangi pemilu kali ini, visi-misi mereka yang berkoar-koar membela hak
rakyat semoga saja tercapai. Namun untuk kali ini saya harus minta maaf kepada
sobat kingkongers semua bahwa untuk pemilu kali ini saya harus golput.
Sebenarnya golput itu tidak baik
dan tidak dibenarkan, maklum sekarang berada jauh dari kampung halaman.
Tuntutan dari KPU adalah warga boleh nyoblos asalkan memperlihatkan KTP asalnya.
Ya… tentunya kalau saya mau nyoblos saya harus pulang kampong. Perjalanan yang
panjang dan membutuhkan biaya. Ongkos perjalanan pulang dari Banda Aceh-Aceh
Utara Rp. 90.000,- x 2 = Rp. 180.000,- belum lagi uang makan di jalan. Bagi
saya uang itu bisa saya manfaatkan untuk keperluan lainnya. Wwkkkkwkwkwk..
jangan ditiru ya sobat kingkongers, maklum harus perhitungan biaya hidup (nasib
anak kos)
So.. bagi sahabat kingkongers
semua… semoga pilihan anda di pemilu 2014 besok sukses ya ????
Pemilu dan Jangan Golput (Himbauan)
Oke Kingkongers semua… Kali ini
kita jumpa lagi namun dalam kisah yang berbeda, cerita yang berbeda, about
story of my life, hari ini (ya hari ini senin tanggal 07-4-2014), kisah
melawan hati dan logika (ntah yaa…) namun harus dan mesti diceritakan kepada
kingkongers semua, dan saya yakin tidak banyak yang akan membaca kisah ini
maklum ini adalah postingan ke-2 untuk Blog Kingkong Kecil ini. Namun saya
tetap optimis dan senang jika ada satu atau dua orang saja yang akan membaca
kisah ini.
Cuaca panas, keringat
berkecucuran, lapar (maklum uang makan harus hemat), tidak ada angin sepoi-sepoi
yang masuk ke kamarku hari ini, kegiatan hari ini cuma habis di kamar sendirian
menikmati aplikasi Facebook Messenger di hp android ber jam-jam.
That Right… sobat Kingkonger
semua, saya sedang ada kontroversi hati (Bahasa gaul ala Vicky Prasetyo)
harap dimaklum saja, dalam kehidupan saya mempunyai batasan-batasan dalam
pergaulan, etika yang mempunyai aturan sehingga kita tidak akan melukai
perasaan orang sekitar. Iyaa… logika tidak mesti melukai hati. Disaat saya
harus menjaga batasan-batasan dalam bergaul disaat itulah saya terkena impas
dari tingkah laku seorang sahabat yang melebihi batasan tersebut. (Well… i hope
u understand about that). Sahabat atau teman?? Sepertinya saya harus mengkaji
lebih dalam melalui google maksud tersebut. Namun dalam hati kecil saya lebih
senang menyebutnya sahabat walaupun iya sering melewati batas dalam bercanda.
Saya bukan bermaksud lebay dan
saya yakin sobat kingkongers semua ingin mengetahui maksud dari cerita goblok
dan tolol ini. Sabar sobat semua… bukan bermaksud bertele-tele namun saya ingin
menambah durasi postingan ini agar lebih panjang. Yang harus diketahui
oleh sobat kingkongers semua, kita dalam bersahabat ada tatanan sikap yang
harus kita jaga terhadap orang lain, dan pastinya orang lain begitu juga
terhadap kita. Misalnya… kita akan tersinggung bila ada sahabat bercanda dengan
menyebut kita dengan nama kotor, memukuli secara kasar, menakut-nakuti, memukul-mukuli
kepala atau bagian tubuh lainnya, dsb. Saya rasa sobat kingkongers ngerti
semua.
Well.. langsung ke topic cerita
hari ini, tiba di waktu sore kira-kira pukul 18.30 wib sesudah saya mandi saya
menyapa kawan kos saya dan saya ingin mengajak berbincang dengannya, seperti
yang saya ketahui dia orangnya lucu dan friendly namun tetap saja ada sisi
kelemahannya. Tiba-tiba ketika saya hendak menyapanya dia malah (maaf) mencekik
leher dan menekan kepala saya secara kuat di depan umum. Eppps… kejadian itu
sepintas berlalu dan tentunya tidak ada angin dan tidak ada badai. Entah apa
maksudnya? Dan sayapun tersinggung dengan sikap konyolnya di depan umum.
Kembali saya ceritakan
pengalaman-pengalaman sebelumnya. Sebenarnya saya dengan dia sering
bercanda-canda dalam kategori sewajarnya saja, namun satu hal yang kurang suka dari dia
adalah sikapnya seolah-olah tidak peduli dan sok hebat. Pernah suatu sore juga
ketika dia pulang bermain bola, saya melihat rona wajah keletihan di wajahnya,
dan saya pun menyapanya dengan santai. Namun apa yang terjadi? Dia malah diam
dan tidak melihat ke arah saya, saya ulang dan menyapa lagi tetap saja hal yang
tadi dengan sikap yang cuek dia lakukan.
What wronggggg????????? Apakah saya
salah menegur dan menyapanya???? Apakah saya yang begok atau dia yang gilaa?
(maaf sobat kingkongers.. udah tahap emosi tingkat tinggi ni). Terus apa
gunanya juga selama ini dia dan saya sering ketawa-ketiwi main Playsation
bersama, masak bersama, makan bersama, bahkan dia sering nginap di kamar saya.
Namun ketika beberapa kali kesempatan saya menyapanya dia malah menyueki saya di depan umum???? bagi saya itu sudah
melewati batas dalam aturan bersahabat……
Solusi.. iya pastinya solusi yang
harus saya peroleh. Saya berinisiatif masuk ke kamarnya tadi sore dan
menanyakan apa yang terjadi? Dan memberitahukan kepadanya bahwa saya tidak suka
dilakukan seperti yang tadi sore dia lakukan. Namun apa yang dia jawab sungguh
sangat melukai hati…. Dan tentunya tidak bisa ungkapkan dengan kata-kata lagi,
sedih pastinya
….
Well… sepertinya saya yang bodoh,
dan tidak mengerti dengan arti bersahabat. Saya harus melawan logika demi kenyamanan
hati. Itu terus saya lakukan hari demi hari demi menjaga hati dan melawan
logika persahabatan dan kehidupan. Sobat
Kingkongers semua, terimakasih apabila kalian menyempatkan diri membaca kisah
ini, saya yakin pembacanya belum banyak untuk postingan ini. Namun bagi saya
satu orang saja yang membaca kisah ini bagaikan seorang raja yang harus saya
hormati setiap hari.
Good night Kingkongers.. selamat
malam dan selamat tidur
Antara Logika Persahabatan
Oke guys, senang bisa berjumpa bersama kalian semua. Hmmm... saya rasa yang sedang membaca tulisan saya ini adalah seorang wanita yang cantik dan cowok yang ganteng. Guys semuanya, saya ingin memberi tahu kepada kalian (bukan tahu dan tempe ya?), saya ini orang yang bodoh lho ?? (lho koq bisa?) saya sudah menghadapi beragam kegagalan dalam kehidupan dan pastinya tidak saya ceritakan di sini. Tentunya sebagai manusia biasa saya memiliki berjuta harapan dan cita-cita (kalian juga tentunya), namun apakah kaliah pernah merasakan disaat suatu impian yang sudah kamu yakinkan akan memperolehnya tiba-tiba kandas? sebagai manusia biasa pastinya air mata akan menetes. Sure.... kalian juga akan meneteskan air mata. Semua kehendak Allah yang tentunya kita sudah berusaha untuk mengubahnya.
Saya orangnya tidak bisa pacaran (bukan malu ngaku jomblo ya? hehehe), dari beberapa kehidupan cinta yang sudah saya jalani not happy endding. Kalau dibilang mantan ya tentunya banyak banget, sekitar 73 orang sudah berlabuh di hati ini. (gak percaya?? khusus pribadi kalian bisa contact saya dan tanyakan siapa-siapa saja). Hehehe... sebagai kingkong kecil saya merasakan tidak mudah dalam mengarungi kehidupan percintaan sampe-sampe kata bosan terlintas dipikiran. Bagaimana tidak (entah saya yang bodoh atau orang lain yang tidak mengerti saya) ada beberapa kisah percintaan yang saya jalani hanya berakhir dalam hitungan jam (tentunya bukan suatu rekor yang bagus), hitungan hari (4 hari, 7 hari), hitungan bulanan (5 bulan, 3 bulan, 2 bulan, dan ada yang pas 1 bulan) :D, hitungan tahun (paling lama cuma 1 tahun 2 hari)..
Guys semuanya, saya di sini bukan mencari jodoh lho, lagian saya tidak mungkin bisa mendapatkan seorang gadis impian saya sebelum saya mendapatkan uang yang banyak. Lagian... mana mungkin seorang kingkong kecil yang sarjana S1 bisa menikahi seorang cewek kingkong (kaya raya, tajir, mapan, dewasa, dll) saya yakin dalam hati kalian pasti berkata (mimpiii kalii yeee). Yups... sebagai kingkong kecil di sini saya akan menyapa pembaca laki-laki dengan sebutan Cowok Kingkong, dan pembaca perempuan dengan sebutan Cewek Kingkong, hehehe jangan marah ya??
Hmm....sebagai kingkong kecil dengan semangat muda saya memiliki hobi melukis, dan satu cita-cita saya adalah ingin menjadi novelis terkenal. Dari beberapa kehiduapan yang sudah saya jalani saya ingin sekali membuat sebuah novel dan mendapatkan masukan-masukan dan inspirasi. Eppssss... tunggu dulu, saya lupa saya ini bukanlah penulis handal, untuk sebuah tulisan postingan inipun amburadur dan siapa beberapa hari, saya yakin kalian susah memahaminya, well semua harus dinikmati. Impian sebagai penulis novel mungkin impian saya yang sangat-sangat kaco, kalau dalam istilah Aceh namanya "Cet Langet" impian yang tidak mungkin jadi kenyataan. Namun walaupun itu tidak menjadi kenyataan saya akan mencoba membuatnya dan menulisnya.
Oke semuanya kinkong-kingkongers tentunya kalian jangan malu berkawan dengan saya, karena dalam hati dan lubuk yang paling dalam saya bangga dan senang bisa berkawan dengan kalian semua, apalagi kalian lebih hebat, lebih handal dalam menulis dan saya ingin bergabung dan menjadi kawan dengan kalian. And than.. impian saya juga adalah ingin berjumpa bersama kalian dalam satu wadah komunikasi, dan bisa berkeliling ke daerah kalian mencari inspirasi. Kingkongers pembaca blog saya yang setia??? terimalah saya sebagai kawan kalian semua. Saya yakin.. saya akan berjumpa dengan kalian suatu saat di Indonesia. Aaamiinn
Impian Kingkong Kecil
Langganan:
Komentar
(
Atom
)


